Skip to main content

Jangan Remehkan Desain Kemasan

sumber : https://www.google.com/



Kemasan yang menyelimuti sebuah produk ternyata tidak hanya menjadi pembungkus semata. Menjadi wakil dari isi sebuah produk ternyata membuat kemasan di desain semenarik dan secocok mungkin.

            Desain pada kemasan tidak hanya mewakili isi dari sebuah produk, tetapi juga menjadi daya tarik dari produk tersebut. Desain pada kemasan harus dapat menuangkan atau menggambarkan isi dari produk. Desain harus dapat berbicara menyampaikan isi dari produk

Tidak hanya menuangkan isi, desain juga menjadi daya tarik bagi para pembeli dalam memilih sebuah produk. “Kemasan yang cantik dan mendukung produk juga berfungsi sebagai icon yang bisa membuat pelanggan selalu ingat dengan produk yang dijual, dilansir dari http://lifestyle.kompas.com/read/2012/02/17/17555584/5.Cara.Menentukan.Kemasan.Produk

Sebagai daya tarik, desain sebuah produk memiliki peran yang sangat besar dalam hal penjualan dan kepercayaan pelanggan "Pertama kali yang dilihat oleh konsumen pasti desain produknya yang kedua baru isinya," ujar Denny, mahasiswa Desain Grafis Politeknik Negeri Jakarta. Kemasan yang memiliki desain yang bagus kadang dianggap memiliki kualitas yang lebih baik oleh para pembeli dibanding dengan produk dengan desain kemasan yang terbilang “norak”. Maka tak jarang perusahaan sangat mempertimbangkan pemilihan dan pembuatan desain pada sebuah produk.

Produk dengan desain kemasan yang tidak memiliki kesepadanan seringkali dianggap oleh pelanggan sebagai produk yang kurang bagus karena mereka menganggap perusahaan yang berkualitas pasti akan memperhatikan seluruh aspek dalam produk, termasuk kemasan. “Saya tentu lebih percaya dan tertarik dengan produk yang kemasannya bagus soalnya kalo kemasannya yang aneh atau norak kayaknya tidak meyakinkan saja gitu,” ujar Tiara, salah seorang konsumen.

Menjadi banyak penentu pada sebuah produk maka tak seharusnya desain kemasan dianggap remeh. Dengan desain kemasan yang bagus akan menimbulkan kepercayaan terhadap konsumen.

Comments

Popular posts from this blog

Genosida : Diambang Pemusnahan Etnis Rohingya

sumber : http://www.independent.co.uk Berbaris menapakkan kaki di bumi yang dingin. Berjalan memikul penolakan. Eksodus dengan membariskan harapan untuk kehidupan yang lebih layak. Warga Rohingya melakukan perjalanan menuju Bangladesh untuk menghindari konflik yang terjadi di Rakhine, Myanmar. Penyiksaan yang terjadi secara bertubi-tubi mulai dari kekerasan fisik, pemerkosaan hingga pembakaran desa yang dilakukan oleh militan Myanmar membuat etnis minoritas ini tak punya pilihan selain pergi ke tempat yang lebih aman. Penyerangan pos polisi oleh gerilyawan Rohingya dengan menggunakan pisau dan bom merupakan awal mula dari pecahnya kembali konflik etnis Rohingya dan Myanmar yang tak pernah berhenti. Pihak Myanmar meyakini bahwa gerilyawan yang menyerang pos polisi itu merupakan Tentara Penyelamat Rohingya Arakan ( Arakan Rohingya Salvation Army, ARSA). Memuncaknya kembali konflik Rohingya dengan militan Myanmar ini kemudian menjadi sorotan PBB dan banyak negara lainnya. ...

Mimpi Sebuah Pohon

Taman Bunga Bogor oleh journalistjourn.blogspot.com Mungkin banyak makhluk yang lebih hebat dariku, tetapi aku cukup sebagai diriku dengan apa yang aku lakukan.                                                                                                                                                                                                     Beberapa kali aku mendengar orang ingin menjadi sepertiku. Katanya aku selalu di tempat. Katanya aku setia. Katanya juga aku tak pernah ber...

The First Storm

oleh journalistjourn.blogspot.com The beginning is always feel so good yet scary. You get excited while risking your old one.                                                                 It was the darkest noon ever.  Sitting on the station while counting the train.  Feels so cold yet sweaty on the white shirt and pink bag.  Feels so wronged with myself and couldn't find any way to turn back time.  I close my eyes and start making a thousand promises, "I will find a way, no matter what," I said.  I open my eyes and start steping into the train.  I said the same thing over and over on my head and that's my first-turning poi...